Rabu, 02 November 2016

1 Lagi Strategi Jokowi: Menyudutkan Tanpa Menyerang


OPINI.WIN. Beberapa waktu ini Kita semua tahu bahwa Presiden Joko Widodo melakukan beberapa langkah politik untuk mengatasi rencana demo pada 4 November 2016 nanti.

Beberapa organisasi islam, ulama-ulama, media-media didekati untuk diajak meredam gerakan demo tersebut.

Bahkan 31 Oktober 2016 lalu, Bapak Jokowi mengunjungi kediaman Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang untuk membicarakan masalah negeri ini.

Dari apa yang dijelaskan diatas, ada hal yang terasa aneh yang rasanya perlu disinggung disini.

Apakah itu?...

Pertama, tidak didekatinya SBY untuk dilibatkan dalam persoalan tersebut.

Kedua, SBY pada saat yang tidak lama melakukan kunjungan kebeberapa orang yang pernah terlibat dimasa pemerintahannya, seperti JK & Wiranto.

Mungkin bagi sebagian orang, tidak ada hal yang aneh dalam kejadian tersebut...

Tetapi bagi Kita yang suka mengikuti perkembangan perpolitikan ditanah air, pasti akan merasakan sesuatu yang aneh...

Apa yang bisa Kita simpulkan dari 2 hal itu?

Berdasarkan analisa pribadi, Kami menyimpulkan beberapa hal:

Pertama, Jokowi ingin menunjukkan kepada masyarakat luas tentang siapakah yang ikut secara tidak langsung terlibat, memperkeruh atau berperan didalam aksi demo yang akan terjadi pada 4 November 2016 nanti (baca juga berita ini: SBY: Kalau Ingin Negara Ini Tidak Terbakar Amarah, Ahok Mesti Diproses Hukum).

Kedua, Jokowi sedang menunjukkan kemampuannya dalam melakukan perang politik terhadap lawannya.

Ketiga, Jokowi ingin menyudutkan kelompok maupun orang yang selama ini menggangu pemerintahannya tanpa menyebutkan nama.

Begitulah kira-kira...

Ini analisa Kami, bagaimana dengan analisa maupun pendapat Anda?

Sumber gambar: cdn.klimg.com

Hanya ingin berbagi selagi punya kesempatan untuk berbagi.

Comments
0 Comments

Kami menolak komentar SPAM & SARA
EmoticonEmoticon