Rabu, 02 November 2016

[Anies Baswedan] Antara Tidak Paham, Black Campaign atau Politik Uang


OPINI.WIN. Beberapa waktu yang lalu, dalam kunjungannya ke warga Jakarta Utara , Anies sempat menyampaikan pendapatnya mengenai keinginannya untuk memberikan KIP secara bersamaan dengan KJP jika dia terpilih sebagai Gubernur DKI (Sumber: Detik News 1)
Selain itu, Anies juga sempat menceritakan tentang penolakan Gubernur Jakarta Ahok terhadap usulannya mengenai pengajuan KIP agar dibagikan kepada warga DKI pada saat dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Detik News 2)
Dari pernyataan tersebut, ada 3 hal yang dapat disimpulkan mengenai alasan Anies menceritakan hal tersebut kepada warga Jakarta dalam kunjungannya ke sejumlah lokasi di Jakarta.
Pertama, Kami berpikir bahwa bisa jadi Anies tidak memahami tentang alasan dari penolakan Ahok mengenai usulannya.
Kedua, Anies bisa saja sedang melakukan serangan politik terhadap Ahok dengan mencari simpatik ke warga Jakarta lewat cara menjelek-jelekkan Ahok secara halus (terselubung). Jika pendapat ini benar, maka bisa dipastikan bahwa Anies bukanlah seorang tokoh bangsa yang bisa bertarung secara fair (seperti pada kasus dia menyerang Prabowo).
Ketiga, Bisa jadi Anies sedang melakukan kampaye dengan motif Politik Uang (rakyat di iming-imingin uang) tanpa menggunakan uangnya dan dijanjikan diberikan di saat dia dipilih dan terpilih sebagai Gubernur (supaya tidak terkesan sedang melakukan politik uang). Jika pendapat ini benar, berarti Anies termasuk orang yang tidak bisa berkompetisi dengan cara yang elegant.
Itulah pendapat Kami tentang Anies Baswedan.
Jadi intinya, Pak Anies itu lebih cocok jadi aktifis dibandingkan terjun didunia politik, karena beberapa kali beliau justru mengucapkan kata kata yang tidak mewakili kepribadiannya selama ini yang terkenal santun.
Bagaimana dengan pendapat Anda?

Sumber gambar: images.detik.com

Hanya ingin berbagi selagi punya kesempatan untuk berbagi.

Comments
0 Comments

Kami menolak komentar SPAM & SARA
EmoticonEmoticon