Minggu, 06 November 2016

Buni Yani Sang Pemelintir


OPINI.WIN. Siapa yang tidak mengenal namanya si Buni Yani? Beberapa waktu ini namanya sempat populer karena telah mengunggah video edit’an tentang pernyataan Ahok di kepulauan seribu yang akhirnya menimbulkan kegaduhan di negeri ini.

Tetapi tahukan Anda bahwa, apa yang dilakukan Buya Yani terhadap Ahok ini bukanlah yang pertama. Sudah beberapa kali dia melakukan hal-hal serupa kepada beberapa tokoh yang sangat berpengaruh.

Setelah sempat mencaritahu mengenai profil Buya lewat google, akhirnya Kami menemukan suatu tulisan yang memuat tentang perilaku Buya dalam hal memilintir pernyataan orang lain.

Jadi jelas sudah bahwa Si Buni Yani (biasa disingkat “SBY”) yang katanya mantan wartawan, peneliti sosial media dan dosen ternyata memang punya hobi suka memelintir pernyataan-pernyataan orang.

Berikut ini info yang Kami dapat dari ambiguistik.com:

Ternyata Ahok bukanlah korban pertama pemintiran Buni Yani, sebelumnya Buni Yani juga pernah memelintir perkataan ulama-ulama terkenal, diantaranya adalah Profesor Quraish Shihab, 

Dengan keahliannya memelintir itu si Buni Yani berhasil membuat geger seolah olah Profesor Quraish Shihab mengatakan bahwa nabi tidak dijamin bakal masuk sorga karena amal atau perbuatannya.

Bukan itu saja, si Buni Yanni juga memelintir perkataan Grand Mufti Suriah Syaikh Ahmad Badruddin Hassoun bahwa ia menyeru pemusnahan rakyat Aleppo.

Kedua tokoh yang telah dipelintir perkataannya oleh si Buni ini adalah ulama besar, dengan sangat enteng si Buni asyik saja memelintir perkataan beliau beliau ini, padahal sama-sama muslim, seukhuwah dan seiman, 

Apalagi Ahok yang non muslim, tentu ada keasyikan tersendiri buat si Buni ini dalam kreatifitas konyolnya ini.

Orang ini kalau tidak dihentikan akan sangat membahayakan, karena sepertinya dia memang suka sekali menciptakan kegemparan dengan pelintirannya, mengadu domba umat, lalu akan memancing di air keruh.

Yang membuat publik geram adalah, kenapa si Buni tidak memanfaatkan keahliannya untuk menyerang Aa Gatot atau Dimas Kanjeng Taat yang sudah jelas-jelas menyimpang?

Hanya ingin berbagi selagi punya kesempatan untuk berbagi.

Comments
0 Comments

Kami menolak komentar SPAM & SARA
EmoticonEmoticon