Rabu, 16 November 2016

Ini reaksi beberapa orang atas status Ahok sebagai tersangka


OPINI.WIN. Berita tentang Gubernur nonaktif DKI Jakarta Ahok yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama memunculkan berbagai macam reaksi.

Ada yang senang dengan hasil keputusan tersebut, tetapi ada juga yang kaget dan bersedih.

Berikut ini beberapa reaksi beberapa orang yang kaget dan sedih dengan keputusan itu:

Iwan Fals, "Ahok tersangka, buseet...," tulis Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Rabu (16/11/2016), beberapa saat setelah Polri mengumumkan status Ahok (http://showbiz.liputan6.com/read/2653559/ahok-tersangka-iwan-fals-buseet).

Erna, Perempuan 55 tahun warga Pulogebang itu di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, pada hari ini mengaku sangat kaget mendengar Ahok menjadi tersangka. Menurut Erna, agama menjadi urusan masing-masing pribadi.

"(Agama) kan kasus pribadi. Kenapa sih harus dibawa-bawa ke politik," ucap dia.

Erna mengatakan, status Ahok yang memiliki nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama tidak mengubah apa pun. Dia tetap akan memilih Ahok, meski jagoannya itu menjadi tersangka.

"Saya tetap memilih. Seandainya dia tidak jadi calon gubernur, saya enggak akan memilih," Erna menegaskan.

Muhammad Masnun, juga tak kuasa menahan air matanya saat mengetahui Ahok tersangka.

"Dulu sebelum Ahok dilantik (jadi gubernur), saya ke Balai Kota, disuruh duduk di kursinya. Saya tidak percaya beliau sekarang tersangka. Saya yakin, nanti akan kelihatan yang salah itu salah, yang benar itu benar," ujar Masnun sambil menangis (http://pilkada.liputan6.com/read/2653710/berderai-air-mata-pendukung-tetap-pilih-ahok-meski-tersangka).

Mukti sopir taksi, Keluarga saya ini tertolong dengan dia. Contohnya anak saya sekolah, bisa bayaran, bisa beli sepatu, bisa beli baju. Tiap bulan dapat uang Rp 150.000. Buat jajan.

Terharu pak, benar pak... Kasihan saya sama Ahok. Orang baik-baik begitu, bersih... Kenapa jadi tersangka." (http://www.beritasatu.com/video/399517-video-ahok-jadi-tersangka-sopir-taksi-ini-menangis.html).

Hanya ingin berbagi selagi punya kesempatan untuk berbagi.

Comments
0 Comments

Kami menolak komentar SPAM & SARA
EmoticonEmoticon