Rabu, 10 Januari 2018

Cinta Akan Uang


OPINI.WIN. Setuju atau tidak setuju, percaya atau tidak percaya, salah satu hal yang membuat orang menghargai sesamanya selain karakter adalah kekayaannya...

Berapa banyak orang kaya yang dihargai karena kekayaannya sekalipun karakternya amburadul? Jawabannya adalah "banyak sekali"...😂😂😂

Itulah salah satu sifat buruk yang dimiliki banyak manusia...

Seringkali kekayaan menjadi tolak ukur seseorang dalam menghargai sesamanya...

Uang itu memiliki derajat setingkat dibawah Allah dalam mengendalikan manusia...

Walaupun tidak sepenuhnya tepat dan benar, tapi uang "hampir" bisa melakukan apa yang bisa dilakukan Tuhan...

Uang dapat membeli dan mengubah sifat seseorang...

Uang dapat memerintah seseorang...

Uang dapat mencipta seseorang...

Uang dapat mengubah suasana hati seseorang...

Uang dapat membuat seseorang mau mengikuti apa saja yang dia inginkan...

Bahkan uang juga dapat membuat manusia men'tuhan'kan nya...

"Uang memang tidak jahat, cinta akan uanglah yang membuat seseorang menjadi tidak baik...".

Ingatlah, uang memiliki kemampuan menggoda manusia untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah...

Karena uanglah seseorang akhirnya mengejarnya dengan berbagai macam cara hanya untuk bisa memperoleh kebahagiaan, popularitas, dan untuk bisa mengontrol sesamanya...

Hanya orang lemah yang tidak kuat dalam menyikapi godaan uang...

Hati-hati dengan uang, kasihkan ke Saya aja biar aman....😂😂😂

Salam Kaya Raya 😁😁😁

Pro Kontra LGBT: Antara Agama & Kemanusiaan


OPINI.WIN. Menanggapi isu LGBT, menurut Saya begini sajalah baiknya...

Hendaknya setiap orang menjalankan apa yang diyakini sesuai dengan foldernya (maksudnya sesuai wilayahnya) masing-masing...😂😂😂

Karena jika masing-masing orang maupun kelompok ingin menjadikan pendapatnya sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka yang akan terjadi adalah saling menyakiti dan melukai...

Ikuti sajalah apa yang sudah diputuskan negara jika memang keputusannya tidak sesuai dengan harapan kita...

Kalo masih tidak puas dengan keputusan tersebut, tetaplah berjuang tapi janganlah saling menyakiti dan melukai...

Saya bukan dan tidak mendukung LGBT, tapi saya juga tidak ingin melukai sesama saya yang ada diposisi sebagai LGBT...

Jadi intinya, jalani saja hidup ini sesuai dengan apa yang kalian yakini tanpa harus saling menyerang dan memaksakan kehendak...

Jika usahamu untuk mewujudkan apa yang diyakini tidak sesuai dengan harapan, maka serahkan semuanya kembali kepada Allah saja...

Mari hidup damai dan saling menghargai didalam perbedaan 😂😂😂

Image: Google

Selasa, 09 Januari 2018

Benarkah Orang Kristen Tidak Boleh Bercerai?


OPINI.WIN. Jujur saja, kali ini Saya sangat tertarik sekali untuk membahas masalah tentang Perceraian dalam kehidupan kristiani.

Ketika berita tentang gugatan cerai yang dilayangkan Pak Ahok ke Istrinya beredar, banyak sekali tanggapan dari kalangan orang Kristen yang khususnya berada didalam barisan pendukung Pak Ahok.

Dari mulai keinginan untuk supaya Pak Ahok membatalkan gugatan perceraiannya, sampai masalah pernyataan-pernyataan yang menggunakan ayat Firman Tuhan tentang larangan bagi orang percaya untuk bercerai.

Pertanyaannya adalah, apakah memang benar bahwa ketika orang Kristen bercerai itu tidak boleh dan jadi dosa? 

Lewat kesempatan kali ini, Saya ingin memberikan pandangan pribadi mengenai perceraian dalam perspektif Iman Kristen Saya.

Memang Saya bukanlah seorang Ahli Agama dan Tokoh Agama; tetapi sedikit banyak, Saya juga pernah diberi kesempatan sama Tuhan untuk memperdalam ilmu agama untuk pendidikan S1 dibidang Teologia.

Selain itu, Saya juga sangat gemar belajar hal-hal yang berhubungan tentang Iman Kristen tanpa membatasi diri dengan aliran-aliran ke’Kristen’an lainnya.

Oleh karena itu, Saya ingin menyampaikan opini pribadi Saya mengenai perceraian dalam Kehidupan Kristiani.

Memang Alkitab mencatat bahwa Perceraian itu adalah suatu tindakan yang sangat tidak disukai Tuhan, tetapi ingat, untuk kasus tertentu, Tuhan tidak melarangnya.

"Matius 19 : 8 - 9

9. Kata Yesus kepada mereka: “Karena ketegaran hatimu Musa mengijinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

10. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.".

Berikut salah 1 ayat yang sering digunakan sebagai alasan untuk menolak perceraian:



Menurut mereka, pernikahan itu inisiatif Allah, dan manusia dipersatukan Allah dalam pernikahan.

Pertanyaannya adalah, apakah setiap orang Kristen yang menikah sudah pasti inisiatif Allah? Apakah pernikahan Kristen sudah pasti dipersatukan Allah?

Tidak bisa disangkal bahwa banyak orang Kristen menikah karena harta, karena hawa nafsu, karena kepentingan duniawi.

Ada banyak orang Kristen sebelum masuk dalam pernikahan sudah melakukan seks sehingga tanpa diketahui Pendeta yang akan melakukan pemberkatan nikah, ternyata si wanita sudah mengandung.

Apakah hal seperti itu masih bisa dikatakan sebagai pernikahan yang dipersatukan Allah?

Menurut Saya, mereka dipersatukan oleh hawa nafsunya, mereka dipersatukan oleh keinginan duniawinya, bahkan ada anak Tuhan yang pernikahannya dipersatukan oleh ikatan persahabatan orang tua dari kedua mempelai.

Masihkah Kita tetap mengatakan bahwa Pernikahan Kristen itu sudah pasti merupakan pernikahan yang diinisiatifi dan dipersatukan Allah?...

Jawablah jujur dalam hatimu saja kawan...

Jadi intinya, bolehkah orang Kristen bercerai?...

Menurut pendapat Saya, orang Kristen boleh bercerai jika sudah tidak bisa mempertahankan kebersamaan yang sudah diperjuangkan dengan berbagai macam cara, asal ada beberapa unsur perceraian yang harus diikuti:

Kasus perceraiannya karena Perzinahan.


Suka tidak suka, kasus perzinahan adalah salah satu pintu masuk untuk seseorang tidak bisa lagi hidup bersama dengan pasangannya, selain kematian.

Proses perceraian dilakukan secara sah.


Mat 5 : 31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. Artinya, bahwa proses perceraian harus dilakukan secara sah menurut hukum yang berlaku.

Nah ketika 2 hal tersebut sudah memenuhi syarat, maka tidak ada alasan untuk seseorang menghalanginya.

Tetapi hanya saja menurut hemat Saya, lebih baik mempertahankan pernikahan yang sudah diujung tanduk daripada mengakhirinya karena 2 alasan yang Saya sebutkan diatas tadi.

Ini pendapat Saya, bagaimana dengan pendapat Anda? 😉😉😉

#OpiniPribadi

Image: google


Rabu, 03 Januari 2018

Demokrat di Duo "D", PDIP Kemana? Siapa Yang Akan di Untungkan?


OPINI.WIN. Melihat keberadaan Partai Demokrat sebagai salah 1 partai pendukung Duo "D" (Dedi Mulyadi - Deddy Mizwar), mungkinkah PDIP mau ikut mendukungnya?...

Kalau dilihat hubungan yang kurang mesra antara PDIP dengan PD selama ini, rasanya koq sulit sekali buat PDIP ada di gerbong Duo "D"...

Memang sih Politik itu sangat dinamis dan tidak ada yang tidak mungkin untuk sesuatu yang berhubungan dengan kekuasaan, tapi koq rasa2nya PDIP akan condong ada digerbongnya RK (Ridwan Kamil) 😊😊

Ini sebenarnya hanya predeksi jalanan sih... 😂😂

Tapi kalau seandainya PDIP mendukung RK, maka hal itu menurut Saya sangat lebih baik untuk kepentingan Pilpres 2019...

Mengapa lebih baik?...

Karena siapapun nanti yang akan menang diantara ke dua gerbong tersebut, pastinya peluang mereka untuk mendukung Pak De di Pilpres 2019 sangat besar...

Beberapa waktu yang lalu, Golkar yang saat ini mengusung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar 2018 sudah sangat jelas akan mendukung Pak Jokowi di Pilpres 2019.

Sedangkan di gerbong RK ada Partai Politik yang sudah secara terangan-terangan akan mendukung Bapak Joko Widodo untuk menjadi Presiden 2 Periode.

Apalagi di pandangan partai-partai politik yang ada, masalah Pilkada 2018 itu mau tidak mau harus turut mempertimbangkan masalah Pilpres 2019.

Jadi soal PD dimana, PDIP dimana, menurut Saya tidak akan menjadi masalah...

Yang penting, Pilkada 2018 bisa membawa atmosfir dimana dukungan terhadap Pak Jokowi untuk menjadi Presiden 2 Periode tetap kuat.

Ini pendapat Saya, bagaimana dengan pendapat Anda?   

Sumber gambar: merdeka.com

Rabu, 01 November 2017

Testimoni Fahri Hamzah


OPINI.WIN. Jika orang sekeras dan se'ngeyel ini saja bisa bilang begitu kalau Pak Jokowi sebagai Petahana merupakan calon yang paling berpeluang untuk kembali terpilih menjadi presiden di Pilpres 2019, apalagi pendukungnya?...😂😂😂

Saya sangat yakin sekali bahwa Pak Jokowi ini memang seorang Pemimpin yang memiliki kapasitas dan kemampuan diatas rata-rata sebagai seorang Presiden...

Kalau dibandingkan dengan Pak Mantan dan Satria berkuda, menurut hemat saya, tentu saja jauh sekali lah yauuwwww 😂😂😂

Dalam pernyataannya yang saya kutip di kompas, Fahri Hamzah mengatakan bahwa "Sepertinya sejak awal Pak Jokowi di antara semua calon yang menonjol dan paling dominan," kata Fahri Hamzah di Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

"Tantanganya untuk parpol lain, relevan enggak jadi pesaing Pak Jokowi? Bawa ide baru apa? Pak Jokowi sudah kelihatan bangun sana, bangun sini. Sekarang mau datang, apa idenya?" kata Fahri.


Menurut Fahri, kalau mau menjadi penantang Pak De di Pilpres 2019, Parpol manapun harus bisa melihat apakah partai tersebut relevan tidak untuk bersaing dengan Pak Jokowi? Punya ide baru tidak? Kalau tidak ya, mending Pak Jokowi saja yang jadi Presidennya lagi

"Saya ingin elite berdebat menunjukkan pandangan yang berbeda, parpol yang tidak suka dengan Pak Jokowi berbicara tajam, tunjukkan perbedaan dan falsafah pandangan dalam menyelesaikan persoalan," kata dia.


Bahkan menurut Fahri Hamzah, seorang Prabowo pun belum tentu sanggup melawan Pak De kalau tidak kritis...

Menurut Fahri, Prabowo Subianto yang hendak diusung Partai Gerindra pada 2019 mendatang, juga belum cukup kritis terhadap pemerintah. Ia menyarankan agar Prabowo mulai vokal menyuarakan kritik dan masukannya.

Bagaimana dengan pendapat Anda? 😁😁😁

Semua Manusia Mencari Tuhan


OPINI.WIN. Pada dasarnya, Tuhan itu telah menaruh namanya dengan sebutang "Sang Pencipta" dalam diri semua  umat manusia...

Dan dari situlah akhirnya manusia mulai berusaha mencari Pengenalan akan Tuhan (Pribadi-Nya) lewat berbagai macam cara...

Dalam perjalanannya, akhirnya ada yang diijinkann Allah untuk mengenal diri-Nya hanya sekian % (persen) lewat inisiatif-Nya secara langsung melalui Wahyu, tapi ada juga yang dibiarkan Allah untuk melakukan pencarian tanpa mendapatkan pemahaman secara langsung dari-Nya...

Dari situlah akhirnya muncul berbagai macam aliran-aliran kepercayaan dan agama-agama didunia ini...

Namun ternyata tidak semua manusia dapat mengenal diri-Nya ketika mereka melakukan proses pencarian...

Ada juga yang berusaha mengenal diri-Nya tapi dalam pencarian terhadap pengenalan akan Tuhan, mereka tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan hatinya tentang keberadaan Sang Pencipta, sehingga akhirnya mereka menyimpulkan bahwa Tuhan itu tidak ada...

Apapun hasilnya, inti dari semuanya itu adalah, bahwa pada dasarnya didalam diri setiap manusia pasti ada pernyataan mengenai adanya Sang Pencipta...

Jadi...

Bantulah setiap orang untuk mengenal kebesaran Pribadi Allah dalam perspektif yang suci dan mulai...

Jangan perkenalkan Allah lewat perkataan dan perbuatanan Kita yang kasar dan buruk, sehingga akhirnya manusia bukannya dapat mengenal Allah dalam perspekti yang suci dan mulia, melainkan malah membuat Pribadi-Nya dikenal sebagai sosok yang jauh dari sifat sabar, lemah lembut dan penuh kasih...

Mari bersama-sama Kita melakukan pencarian dalam proses menuju pengenalan akan Allah secara lebih mendalam dan benar sambil membagikan pemahaman Kita tentang Allah dengan cara yang baik dan benar...

Jumat, 27 Oktober 2017

Menebak Strategi SBY Bertemu Pak Jokowi


OPINI.WIN. Hari ini Kita mendengar kabar kalau Pak Mantan bertemu dengan Bapak Presiden Joko Widodo. Dan ini merupakan pertemuan keduanya. Ada apa ya kira-kira dibalik pertemuan 2 tokoh negeri ini yang sama-sama dikenal memiliki kemampuan yang handal dalam hal strategi politik?

Kita semua tahu kalau SBY itu typikal orang yang gengsinya cukup tinggi, tapi kalau sampai beliau mau melakukan ini, berarti beliau punya alasan yang cukup kuat, sehingga mau bertemu dengan Pak De.

Menurut Saya, di pandangan SBY, Pak Jokowi ini bukanlah lawan yang ringan untuk dihadapi dan beliau tentu tahu bahwa kini beliau tidak sedang berhadapan dengan "Pemimpin Boneka" .

Jadi wajar saja jika beliau mau menanggalkan egonya untuk mau melakukan pertemuan dengan Pak Jokowi,

Apapun motifnya, mau tidak mau, kita tidak bisa menyangkal bahwa ternyata Pak De termasuk orang yang bisa membuat SBY mau menurunkan gengsinya yang tinggi itu...

Kalau diperhatikan, sepertinya SBY sudah tidak malu-malu meong lagi untuk mendekati Pak Jokowi dalam membangun hubungan, baik secara personal maupun dengan Pemerintahan yang dipimpin oleh Pak De 😂😂😂

Kira-kira ada apa ya dibalik sikapnya yang mulai "merendah" ini?...😯😯😯

Kayaknya hanya Pak Mantan saja yang tahu...

Kalo kita mah cm bisa meraba-raba saja 😅😅😅

Sekalipun Kita tidak tahu secara pasti motif dan tujuan dibalik pertemuan tersebut, tetapi tidak ada salahnya jika Saya secara pribadi ikut berasumsi terkait motif dari pertemuan tersebut 😅😅😅

Menurut pendapat pribadi Saya, ada 3 kemungkinan Pak SBY mau melakukan pertemuan dengan Pak Presiden:

Pertama, untuk kepentingan AHY (anak sulungnya) di Pilpres 2018.

Kedua, untuk mengangkat elektabilitas Partai Demokrat yang saat ini sedang menurun.

Ketiga, bisa jadi untuk mengamankan kebijakan-kebijakan masa lalunya yang kemungkinan besar punya potensi untuk diperkarakan ke ranah hukum.

Itulah Opini Saya, bagaimana dengan opini teman-teman? 😅😅😅

Tapi Saya tetap percaya, bahwa Pak De ini bukanlah orang sembarangan yang tidak mengerti apa-apa 😂😂😂

Menurut Saya, inilah saatnya pertarungan strategi tingkat tinggi yang sedang terjadi secara head to head...

Pertarungan strategi yang memiliki basic berbeda; yang 1 basicnya Pebisnis dan yang 1 nya lagi basicnya Militer. 

Kita lihat saja apa yang akan terjadi jika strategi bisnis bertemu dengan strategi militer...😂😂😂

Salam WNI 😂😂😂

Kamis, 19 Oktober 2017

Pribumi Bukan WNI


OPINI.WIN. Saya yakin kalau isu pribumi ini akan dijadikan sebagai salah satu senjata perang di Pilpres 2019...

Dan gong nya sudah mulai ditabuh pada 16 oktober 2017.

Siapakah yang akan disasar dengan isu pribumi ini?...

Bukan hanya Pak Jokowi yang akan disasar, bukan juga masyarakat keturunan china, tapi juga kelompok-kelompok yang berseberangan dengan mereka yang sedang disasar dengan cara mengobarkan semangat pribumi agar kelompok-kelompok yang bangga dengan sebutan pribumi ini mau ada dipihak mereka.

Mereka akan membenturkan orang-orang yang merasa dirinya sebagai pribumi dengan Pak Jokowi, etnis tertentu, dan sesama warga negara indonesia lainnya.

Apa yang harus kita lakukan dengan agenda kelompok-kelompok yang ingin meraih kekuasaan dengan cara mengusung tema KEBANGKITAN PRIBUMI di 2019?...

Menurut pendapat Saya pribadi, kita harus membangun semangat kebhinekaan didalam diri banyak orang...

Kita harus merubah persepsi banyak orang bahwa tidak ada lagi yang namanya warga negara pribumi, yang ada adalah warga negara indonesia...

Semua orang harus tahu bahwa pribumi itu bukan WNI...

Kita ini bangsa besar yang sudah ditakdirkan menjadi bangsa yang bisa disejajarkan dengan bangsa-bangsa besar yang ada dibelahan dunia ini.

Mana mungkin kita mau disebut pribumi yang justru istilah tersebut disejajarkan dengan binatang.

Mengapa saya mengatakan bahwa pribumi itu disejajarkan dengan binatang?...

Kita semua tahu bahwa istilah pribumi adalah kata lain dari inlander dan kalau kita tahu, ada 1 larangan yang pernah dibuat belanda yang ditujukan kepada masyarakat pribumi / inlander dan binatang.

Mau tahu kalimatnya? Nih baca baik-baik ya kalimatnya?...



VERBODEN VOOR HONDEN EN INLANDER, yang artinya “ANJING DAN PRIBUMI DILARANG MASUK.

Masih mau menyebut dirimu sebagai Pribumi? 😄😄😄

Sudah saatnya kini bagi kita semua untuk mulai melakukan perlawanan opini secara masif dan terstruktur dengan tema PRIBUMI BUKAN WNI...

Salam Pribumi!!... Ekhh salah dink, Salam WNI 😀😀😀